Minggu, 03 Juli 2016
#16 L.A.B.I.L.
It's not like she done something very special.
But, I just realize something.
Before Is say it, this post will be very short. Compared to the previous posts.
Here, I just wanna say.
It doesnt matter if I was broken heart or what. If I only think how to heal it, it can't.
Why? Because I only think about it, no action.
Thus, mind will affect the body.
"Happiness is the best cure for all sick."
- The girl with the name of sea.
If I lose her now it doesn't matter.
I only need to prove my self worthed, and steal her heart back.
Well, after this realistic shit and whatsoever I rather being reckless and optimistic person.
I will learn harder, I will prove to myself I'm worth living
Sabtu, 02 Juli 2016
#15 Third Heartache
Again..
Not something good I think.
Ya panjang cerita dan singkat ceritanya aku udah move-on dari si Cewek sebelumnya.
Didn't excpect I can fall in love again.
It's actually fun, I have lots of memories with her and so and so.
Started at 18 December 2015.
Celebrating New Year together, even in the 1st January we both fall asleep but we can stay the night in the next day.
Now we progressing much.
I just can't handle the stress tbh.
I said something weird...
I ask her if I was overprotective or what, she said it's okay, she doesn't feel that.
Also I actually didn't being honest about I was beig very jealous with that someone named 'Double You'.
Dia bilang dia mau ngomong sesuatu, tapi dia bilang juga ga jadi. "Bukan saatnya" dia bilang begitu.
Well, of course. Aku maksa dia buat ngomong semua.
Dan dia ngomong kalo intinya "Kita udah terlalu jauh, dia ga nyaman kalo gitu, dia mau kalo ada jarak diantaa kita... Pembatas tepatnya, bukan jarak."
The same circumstances.
I've fallen for a girl -> Not brave enough to say it -> The girl the one who confess -> I fall harder -> She said we gone far -> End of everything
With the difference we don't really break up our relationship or what.
She still treat me the same.
But, that what makes me worried about.
I 'm so scared knowing that she can leave me anytime she want.
Leaving me with another big scar.
Even now I trust that she didn't meant to broke my heart.
Honestly she tears it apart.
Still bleeding.
The cut in my heart still bleeding.
I love her.
But, I can't even get off all this anxiety still.
Once I was ask her what would she feel if I dissapear from her life.
She said of course she will miss me, she said she would fell very bad, sad, lost me.
On another time, I ask her to not leave me.
But,she can't gave me the answer.
I want to trust that she still love me the same.
I want...
But honestly it's so hard, that I can't even resist it.
The first time she said she likes me.
She was only ask me.
She doesn't even know if she likes me, or she only got carried away.
This evening was so dark.
Like the sky want to go sleep.
So dark that I only barely see.
Like what in my heart now.
So dark, I don't know where to go, what to do.
My brain tell me a hundred reason to leave her.
But my heart just won't.
It's always this hard :"
I think I will just resist it until my birthday has come.
We was promised each other to give present in our respective birthday.
I have done mine.
Tbh I think that she wouldn't give me one.
Also I don't think I can make our new year wish came true.
'Cause I think I'll just end it anyway.
Gonna switch back to him.
Fenrir Blues gonna took my body over for a while.
As me, I just want to thank her for this beautiful time.
I can't hold my tears tbh.
That's all.
I hope I can wake up someday and can remember all of the happiness she gives.
Sabtu, 19 Maret 2016
#14 Hati yang Mulai Tersusun Kembali
..........
Pernahkah kalian merasakan perasaan suka dengan 'teman' kalian, atau sahabat kalian? Suka yang kumaksud disini adalah suka sebagai lawan jenis, sort of love. Have you?
Well, aku sendiri baru sekali merasa suka dengan yang bukan temanku. Awalnya tidak kenal, tidak akrab, tidak suka, dan tiba-tiba bisa suka sebagai lawan jenis tanpa melewati tahapan teman. And yes, that's the girl which I wrote much before.
"Kau tahu, saat itu aku akhirnya menyadari, aku tidak akan pernah bisa melanjutkan hidup dengan hatu yang hanya tersusa separuh. Tidak bisa. Hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi. Makan aku memutuskan membuat hati yang baru. Ya, hati yang benar-benar baru."
-Sepotong Hati yang Baru, Tere Liye
Seperti itulah, hati yang rusak perlu diperbaiki. Dan aku perlu potongan hati yang baru. Mungkin kamu pernah merasakan bagaimana terjebak dalam kenangan, penyeselan, atau apapun itu (yang berkonteks gelap) dari masa lalu. Mungkin, aku mampu mengatakan sudah bisa move-on.
Mungkin, aku mampu mengatakan sudah lupa.
Mungkin, aku mampu berperilaku seperti tidak terjadi apapun.
Mungkin...
Tapi, setiap kali aku berusaha untuk memperbaiki hatiku. Setiap kali aku berusaha untuk memikirkan suatu bentuk hati yang baru.
Setiap kali itu pula, aku dihantui pertanyaan dan kecemasan yang sama.
Apakah akan terulang lagi?
Apakah akan sesakit dahulu?
Apakah bisa bersama selamanya?
Sepertinya aku memang selalu menjadi penakut, pengecut.
Jadi, singkatnya aku mulai mampu memperbaiki hatiku dan orang yang membantu memperbaiki ini adalah temanku, yah bisa dibilang berteman cukup baik.
Sebetulnya, sebelum aku menyukai yang kemarin ini aku sudah suka dengan dia. Sama. Aku berfikir keras bagaimana untuk mengutarakan perasaanku kepadanya, aku benar benar takut saat itu. Aku belum siap. Belum siap dengan penolokan. Aku tidak siap dengan apa yang akan terjadi. Bahkan, untuk sekedar menyapa dirinya saja aku tidak berani.
Nah, sekarangpun sama. Aku masih takut untuk mengungkapkan perasaanku.
Aku ragu dia juga punya rasa yang sama.
Yah mungkin kalau diliat dia cukup baik terhadapku. Dia dengan senang hati memberikan pertolongan kepadaku. Dia juga terlihat cukup suka berteman denganku. Bahkan tidak sungkan juga untuk ceriat kepadaku.
Tapi kalau diliat liat lagi dia itu baik sama semua orang, dia juga cukup care dengan lingkungannya, dan juga terlihat cukup akrab dengan semua orang.
Ya.
Aku takut ini hanya perasaanku saja. Satu arah. Sementara dia tidak.
Hal yang kutakutkan adalah apabila aku mencoba melangkah baik diterima ataupun tidak, hubungan pertemanan yang sudah sangat baik ini akan rusak.
Buku kemarin cukup tebal, dia sudah mengajari cukup banyak hal tentang perasaan suka-cinta ini.
Aku bisa merasakan kerusakan yang sangat besar akibat rasa rasa suka-cinta seperti ini.
Dan aku tidak mau merusak lagi hati yang mulai membaik ini.
Aku belum siap untuk mengambil resiko lain, untuk keluar dari zona nyamanku yang baru beberapa bulan ini.
Belum saatnya.
Rabu, 09 Desember 2015
#13 6. a.m. Thoughts
Didekatmu aku merasa berbeda. Aku bukan seperti diriku. Aku bukanlah seekor gajah yang besar dan kuat. Melainkan aku menjadi anjing, anjing kecil dengan ekor yang bergoyang bila didekatmu .
I became your puppy. I do what you command. I follow wherever you go. I accept all your badwords. I always do, happily do whatever you want.
But, I can't be a puppy forever.
I'll grow. You know it. You always want me to grow.
But, now I'm still a little puppy. I need you around me. To feed me, to drink me, to play with me, and teach me. I need you to teach me how to be an old dog, the mature ones.
Teach me how to hunt,
Teach me how to smell bad things,
Teach me how to protect you,
Teach me how to be more usefull.
I never hope you left me.
Left me here,
In Animals Care.
You choose another puppy. The one that much attractive than me.
But, Thanks.
Now I'm becoming an elephant once again. I'm much stronger than a dog. I can be your ride. I can help you carry things. I can protect you.
But one thing you need to know. Elephant will always remember things in their live.
And I'll remember you. I swear I will.
***
Kau akan dipilih karena sesuatu yang spesial dari dirimu.
Manusia selalu membingungkan. Serakah. Egois.
Dulu aku bisa dibilang anti-sosial, berteman seperlunya, sangat sedikit yang kuanggap teman malahan.
Bedakan mana teman dan kenalan.
Kenalan -> Jika ia membutuhkanmu, bantu apabila itu tidak menganggu jadwalmu yang lain, bantu bila itu sangat mudah, benar benar sangat mudah.
Teman -> Jika ia membutuhkanmu. Bantulah dia dengan kemampuanmu. Luangkan sedikit waktumu, bantu dia dengan apa yang kau miliki.
Jika ia membutuhkanmu. Singkirkan kesibukanmu. Bantu dia, bahkan bila kau tidak mampu. Bantu dia melebihi kemampuanmu. -> Itu yang akan membedakan keluarga dengan teman
Family comes first.
Sedikit banyak itulah sebab kenapa dulu aku memikiki sedikit teman. Differ them. They're special.
Anti-sosial? Yang benar saja. Aku tidak peduli dengan yang tidak mempedulikanku.
Menjadi pahlawan adalah pilihan buruk.
Kau tahu? Mementingkan orang lain diatas dirimu?
MEH! Dirimu sendiri kacau nak.
Jadilah anti-hero.
Kau tidak perlu menyelamatkan dunia, kau juga tidak perlu bingung mengahncurkan peradaban.
Kau hanya perlu memikirkan tentang dirimu, dan orang orang disekitarmu yang kau anggap keluarga atau teman.
You can't save everything, so save what really important.
***
Sebuah karangan tentang arti kehilangan dan cinta:
Apa kau saat itu sedih?
Butuh teman?
Aku selalu berharap karena itu semuakah kau memelihara aku.
Karena.
Kalau itu benar,
Maka alasan mengapa kau menyingkirkanku
Pasti karena kau tak lagi kesepian, atau sedih, atau memerlukan teman.
Dan itu membuatku merasa lega.
Kuharap kau bahagia.
Kau.
Yang dulu mencintaiku.
-ANJING KOTA, MY KITTY AND OLD DOG
Jumat, 04 Desember 2015
#12 Perspective Huh!?
Jam 05.45
Duh! Kepagian banget dateng ke tempat kumpul.
Waktu temenku jalan ke arah sini aku bisa dengan jelas melihatnya. Sangat sangat jelas.
But he? Nope. He can't see me.
Dari sudut pandangnya aku terhalang beberapa pohon, pilar dari bangunan depan, dan juga sebuah pagar.
Sementara dari sini...
Sebenernya sama agak tidak terlihat, tapi aku jauh lebih bisa melihatnya. Karena dia berjalan dengan atap langit, sementara aku duduk dibawah atap tanah liat. Dari dalam lebih mudah melihat ke luar. Hanya dengan satu sapuan ke daerah yang lebar terbuka aku bisa melihahnya, sementara melihatku matanya harus menelusuri ke dalam, melewati benda yang menghalingi.
Jadi, maksudnya.
Saat kamu melihat sesorang belum tentu dia bisa melihat ke dirimu dengan cara yang sama, dengan sama jelasnya seperti kamu melihat dia.
Sudut pandang.
Mungkin dari sini kamu merasa kamu memberikan apapun yang kamu bisa untuk membantunya. Tapi menurutnya kamu gak pernah membantunya di masa-masa sulitnya, dimana dia benar benar membutuhkanmu.
Mungkin dari sini kamu merasa telah membuka dirimu seperti kamu melihat dia membuka dirinya. Tapi, dia merasa banyak hal yang masih kamu sembunyikan, masih kamu tutupi.
Everything based on perspective.
How you see me and how I see you.
That's what we must make same, if we want a better relationship. A better friendship. Or. A better starship
Kamis, 03 Desember 2015
#11 Another Project Move On?
Oke.
Mein schatz no more.
Cuek. Satu kata yang bisa menggambarkan tentang hubungan ini. Padahal baru satu bulan tapi dia sudah berubah, weirdo.
Yes. People does change. So, I must change too right?
Kalau emang dia sudah bosan, cara terbaik adalah dengan di cuekin (lagi).
Aku inget dulu dia suka sama aku karena aku cuek bebek.
Kenapa dia cuek? Sok gak peduli?
If the reason because now we're in exam week. I can accept it. I trully am. When she need help, I'm happily help her. But when I'm the one who need her help?
Know the answer?
Yes. She refused to help me. Damn!!! I want to punch her right to death.
Do I need to take the project move on again? I trully can move-on from my last crush in like 2 years. 2 years to change my feelings. Changing my "want to far relationship" feelings to "just-friend." with dot, I mean only friend, no more, no less. When I think I got the one who care about me. It's only my dream, my delusion. She just need my help. No more and no less.
Even I've threw away my bad habits. My old hobbies. For her.
And now I lost 'em. I lost most of my loved ones. Even my beloved Big-2 has gone. Miki and Luna. Rest In Peace my kid.
I love her and hate her in the same time. Do I need to stay for a while? Or just run?
Senin, 30 November 2015
#10 Hari Pertama UAS
You came and breathe a new life.
Mood yang bener bener bagus, no more crying.
Walau Luna akhirnya mati, tapi harus di ikhlaskan. Mungkin lebih baik begini, daripada dia terus terusan tersiksa?
Dua indukannya sudah mati, hampa? Aku justru merasa sesuatu baru masuk dalam diriku. Mungkin si periang Miki dan si Pelindung Luna masuk ke aku.
Wajah lelahmu menunggu di depan ruanganku, nungguin temenmu itukan? Not meeh.
But seeing you again give me a new spirit. Walau akhirnya kamu pulang duluan. Aku gak peduli dengan apa yang kamu pikir saat itu.
Gimme a chance, I'm trying to change.
Aku sekarang sudah dapet dua target jurusan lho :)) Tekkim sama TI. ITS atau ITB, kata mbakku UGM kampusnya bagus. Semoga bisa seenggaknya satu kampus yah, malmingan di Jogja berdua, balik ke surabaya bareng. Bosen berdua terus? Toh nanti kita bakal pisah karena urusan kerjaan. Jangan bosen-bosen temenan sama anak freak dan bermasalah kayak aku ini. Jangan bosen bosen nyeramahin aku yah.
Harus lebih terbuka. Harus lebih berani. Penyakitku adalah rasa takut, terlalu banyak berpikir. Dua kelemahanku sudah aku temukan. Nggh satu lagi, anti-social. Kalau aku bisa mendapatkan kembali 100% kepercayaan ke kamu atau dari kamu. Aku akan merubah pandanganku tentang mahluk bernama manusia itu.
Our live is short darling, don't make it complicated. Let's be crazy together. Let's grow together. Let's dreaming together. Let's achive our dream together. Keep up and smile my friend for life :D and have smile me too, I almost forget how to smile xD
N.b. Aku belajar nulis dengan size yang lebih besar lhooo.
P.s. Dear reader, maaf ini isinya terlalu "aku" semua._.v
Sabtu, 28 November 2015
#9 Terserah
Kenapa aku tidak bisa jadi egois?
Aku ingin sekali mengajakmu pergi, aku ingin kamu ikut yang aku minta.
Begitu mudah bagimu memberikan penolakan.
Aku selalu membiarkanmu bebas. Ingat terakhir kali aku tidak menghubungimu?
Aku memberi ruang.
Kenapa kamu bilang seakan akan aku mengekangmu selama ini?
Aku akan menjauh.
Memberimu ruang yang sangat lebar.
Dan apa terlintas di pikiranmu untuk mengikutiku? Untuk mendekatiku?
Aku akan mengalah, aku akan terus mengalah hingga aku bisa mengalahkanmu.
Aku akan mengalahkanmu hingga kamu benar benar kalah.
Ini adalah sebuah lompatan, lompatan dendam dan emosi.
Aku akan menyergapmu, seperti seekor tikus kecil melawan kucing besar "The Sniper of Jungle"
Jumat, 27 November 2015
#8 Dé Javú!???
Hal ini benar benar sama dengan waktu dulu, 4 minggu yang lalu.
Keluargaku yang totally broken. Aku yang sedang butuh teman curhat. Kau menghilang, kau menjauh. Atau aku yang menjauh. Aku butuh kamu, tapi apa kamu disitu?
Sekarang hal yang kusayang juga hilang, aku hancur lagi. Aku sangat rapuh sekarang.
Dan kenapa kau ingin jauh dariku? Tidak fokus?
Terima kasih sekarang aku yang hancur.
Aku sangat tidak fokus karena memikirkanmu, memikirkan hubungan kita.
#7 Krisis Jati Diri
Dingin. Semuanya. Bahkan sampai sekarang masih terasa dingin. Terutama di bagian dada. Ini benar benar mengerikan. Dadaku dingin dan terasa kosong.
Siapa aku sebenarnya?
Bodoh, aku menciptakan keperibadianku yang lain. Aku menciptakan orang lain di dalam tubuhku, bukan otakku. Dan untungnya diriku yang asli masih ada di dalam hatiku. I need to go back.
Kenapa aku menjadi se takut ini? Se cengeng ini?
kehilangan? Setiap hari pasti ada kehilangan, entah hal kecil atau hal besar.
Kenapa harus menangis? Kenapa harus takut? Bukankah sudah terbiasa merasakan kehilangan?
Aku takut. Sangat takut.
Kenapa aku menjadi tidak percaya denganmu?
Kamis, 26 November 2015
#6 Tears Stream
Padahal aku sok-sokan gak peduli dengan kelinciku, gak peduli, benci. Bahkan waktu nemuin dia matipun aku gak peduli, aku bahkan bilang kalo yang lain bakal mati juga bentar lagi. Tapi apa? Cowok emang selalu omong kosong, pembohong, bullshit, liar. Aku malah yang nangis paling keras, sangat keras.
Gimana sih rasanya kehilangan keluarga itu?
Sekarang aku tahu kenapa kok pandanganku kabur.
Mataku berkaca kaca dan sekarang semuanya keluar. Bendungannya sudah tidak kuat lagi, dikeluarkannya semua air mata yang ada.
A cloud before rain.
Mata hatiku sedang berkabut, kenapa aku menyadarinya setelah semuanya terlambat? Harusnya kalau aku sadar, semuanya bisa dibenahi bukan? Dia harusnya masih hidup.
BODOH!!!
#5 Pandanganku Kabur
Dia mengatakan padaku untuk tidak mengikuti LBB yang sama dengannya karena dia bilang "Kalau ada kamu disana aku jadi gak bebas", padahal sebelumnya dia yang ngajak untuk ikut LBB itu karena satu kelas minim 10 anak.
Kata kata tidak bebasnya itu membuatku merasa aku mengekangnya, aku tidak memberikannya ruang, atau dia tidak ingin dekat denganku lagi.
Seharusnya satu kalimat pertanyaan dengan mudah aku keluarkan, "Gak bebas gimana?". Aneh aku jadi ketakutan untuk menanyakan satu hal itu.
Beberapa jam berikutnya kami mengobrok biasa, dan aku cerita tentang masalahku akhir akhir ini tentang PMS, yah aku sekarang sedang PMS. Dibagian marah marah dan reseknya, aku ini cowok, bukan PMS arti sesungguhnya yang sedang kumaksud.
Dia sangat tertarik, dia terus bertanya tentang masalah sebenarnya apa. Dia banyak memberi masukan seperti aku yang terlalu banyak memendam sehingga meluapnya menjadi sesuatu yang lebih buruk.
Dia juga bilang "Kalaupun kamu gak bisa curhat ke aku, kamu masih bisa curhat ke mamamu, ke papamu, kamu itu harus inget kalau kamu itu punya keluarga. Aku dulu juga gitu, aku ada masalah dan gak tau lagi curhat ke mana, dan aku inget aku bisa curhat ke mamaku, dan setelah itu aku merasa plong."
Dia juga bilang "Kamu harusnya kalo di rumah jangan sampe batang(nganggur dirumah) kamu harus cari kegiatan, kegiatan apa yang bisa mengekspresikan dirimu, kegiatan yang kamu bisa menyalurkan hobimu. Kamu harus tahu tujuanmu apa, bakatmu dimana, kamu nanti mau jadi apa."
"Mengenal seseorang itu gak gampang, bahkan yah kalaupun sudah menikah pasti masih ada aja hal - hal kecil yang kamu gak tahu dari pasanganmu, pasti ada rahasia rahasia kecil yang privasi. Jadi mulai sekarang kamu coba cari bakatmu apa, dan maumu apa. Kamu harus tahu siapa dirimu sebenarnya, kamu harus kenal dengan dirimu sendiri. Memahami kelebihanmu apa dan kekuranganmu apa. Kayak Mr. Grey dia tahu kelemahannya apa, dan dia bisa mengontrol satu gedung penuh. Kamu harus tau kelemahanmu apa."
Tapi yang kutahu pasti sekarang, aku mulai menyanyangimu, menyanginya maksudku. Wanita yang aku sukai. Aneh, hanya senyum darinya namun aku benar benar menjadi aneh, meleleh, aku tidak bisa menahan senyuman yang keluar, senyum lebar yang aku keluarkan. Senyumnya benar benar terngiang dengan baik di otakku, senyuman termanis yang membuatku tersipu. Dan untungya dia sepertinya tidak sadar hal itu.
Mengingatnya saja membuatku tersenyum selebar saat aku melihatnya.
Sabtu, 21 November 2015
#4 Family Trip
Sayangnya dia kehabisan kuota internet juga pulsa utama. Aku bisa saja menelfonnya ataupun memberinya pulsa, tapi...
Bukankah lebih baik kalau dia memiliki family time, kedua orang tuanya yang sibuk bekerja setiap harinya, yup ibunya juga bekerja. Acara yang padat juga pasti cukup melelahkan, membalasi serangkain sms-ku pasti akan sangat melelahkan juga. Kalaupun dia tidak keberatan, aku ragu keluarganya tidak keberatan. Dia sedang berkumpul dengan sanak keluarganya dan yang dia pedulikan hanya handphonenya?
Now what am I must do?
Haruskah aku menghubunginya? Atau memberikannya waktu dengan acaranya sekarang?
Kamis, 19 November 2015
#3 Salah Arti
AARGGGHH I'm feel ashamed, very embrassing. Yahh aku merasa sangat malu, karena aku menggunakan kata Schatzi untuk menyapanya setiap pagi berharap di salah mengartikan harta dengan sayang, dan ternyata dia sendiri lihat di kamusnya arti kata Schatzi itu sayang dan kekasih, now I feel very stupid, very very stupid.
Yah, walau merasa bodoh dan malu tapi seenggaknya ada satu hal romantis yang aku lakukan, mungkin.
Sekarang harus cari cara lain supaya bisa berdekatan dengannya selain waktu belajar. Yah mungkin dia juga harus cari cara supaya bisa nempel dengan aku di lain acara.
Love is about share.
Minggu, 15 November 2015
#2 Mein Schatzi
Aku mendapat jawaban dari apa yang aku pertanyakan :) hehehe...
When you judge people, you are not scoring them but you, yourself.
Dan sekarang aku dalam fully charged mode, moodku lagi buagus buat ngerjain sesuatu. I am so freaking happy right now. Berhubung banyak kerjaan yang selesai dan menunggu karena satu dua hal jadi aku blogging lagi /YAY/
Aneh emang, kemaren moodku jelek banget tapi sekarang bisa berubah drastis
Bawaannya itu pengen senyum terus gitu :)
"Guten morgen schatzi :)"
Itu adalah kalimat yang memulai percakapan atau dalam kurung chat-ku with her. Kami dulu tahun lalu sama sama ikut kelas Jerman, tapi aku sudah enggak soalnya si guru itu ngajarnya gak jelas. Dan kata temen cowokku ngajarnya itu makin gak jelas HAHAHAHAHA.
Entah si cewek ini tahu arti kata "Schatzi" atau enggak, sepertinya sih enggak paham. Mungkin dia kiri itu artinya "sayang", she sometimes call me with "sayang". Dan bukannya seneng aku malah berasa lucu dengernya, kayak cewek panggil sayang ke cewek lain. "Schatzi"memang semacam panggilan sayang tapi bukan berarti sayang itu sendiri.
Anyway, kalian sendiri tau arti kata "Schatzi"? Bukan, bukan kelompok komunis Nazi tapi Schatzi. Memang sama sama dari Jerman tapi Schatzi itu merujuk pada Schatz atau harta. Why? Kenapa kamu memanggil perempuan yang kau sukai dengan harta? Kau menyamakannya dengan harta? Kau menyamakannya dengan uang?
Treasure. Another form of treasure is friend and friendship, those who care about you, those who will lend their hand for you, those who accompany you and those who loves you.
Intinya begitu, aku dapet kata ini setelah searching... Cukup lucu panggilan-panggilan sayang orang Jerman. Misalnya tikus, beruang, beruang-tikus, dan malah siput wahahahaha. Tapi ada juga yang normal misalnya liebe yang artinya cinta, atau perle yang artinya mutiara. Dan akhirnya aku memilih Schatzi yang terdengar klop.
Penyebab naiknya moodku sebenernya terbilang aneh... Yah dia cuma ngirim pesan "Sudah bangun:))" dan tiba tiba aku merasa senang dengan sangat. Berasa ada yang menunggu kita untuk bangun. Dan ini menyebabkan aku senyum senyum gak jelas sepanjang hari, berasa orang gila. Ternyata menyenangkan memiliki sesorang yang tidak ada hubungan keluarga dengan kita tapi bisa memberikan perhatian yang serupa. Aku bersyukur sudah bertemu denganmu. Hari ini cukup baik, sangat baik malahan 10/10 untuk apa yang terjadi hari ini YAY.
Yah sepertinya sudah terlalu lama nulis, laptop juga tadi forced shut-down karena kesenggol *Hiks*
That's for today.
Guten Nach Schatzi
Sabtu, 14 November 2015
#1 It's Getting Complicated
ARRGGGH!!!
Aku gak pernah tau gimana hubungan saling suka bisa se rumit ini. -Okay here's the story- Ada seorang cewek yang deket dengan aku. Awalnya itu teman biasa, teman satu kelas, dia duduk di baris ke-2 dan aku dibelakangnya. Sikapnya itu sering bercanda kalau dia 'suka' aku, and I thought yes she only joking jadi aku nggak ngerespon dia secara berlebih, only friend. Time goes dan kita gak sekelas lagi, guru Kimia di kelasku itu bisa dibilang lebih bagus daripada yang di kelasnya, dan sebelum waktu ulangan pas ada hari libur nah disana dia minta tolong untuk diajari pelajaran kimia, aku awalnya menolak karena emang aku tipe orang rumahan, gak suka keluar rumah. Tapi karena aku emang ada jadwal ke sekolah buat ekskul jadi aku meng-iyakan ajakannya. Waktu belajar itu 50% buat belajar dan 50% sisanya buat cerita tentang kisah kita secara gak jelas, like our family, our love story, that's it aku bilang dia 'mempromosikan' dirinya supaya aku milih pacar 'kayak' dia atau dirinya sendiri. Shortly afterward kita lebih dekat dari sebelumnya, I fell for her. Yes I do, sikapnya dan perhatiannnya yang mengisyaratkan dia suka sama aku membuat aku menyukainya balik as a woman not just a friend.
Entah karena sebab apa dia menyinggung tentang "hubungan" kita, seperti temennya gak suka kalo aku deket sama dia, temennya bilang aku itu gak cocok kalo dilihat dari mantannya yang hitz abiss sementara aku orang yang diem dan sama sekali gak hitz, and on and on. Oh iya! Dia juga tanya begini "Kita ini temen kan?" Dan sekitika itu juga emosiku gak karauan, bukannya itu sama aja mendeklarasikan tentang jarak hubungan kita yang harus dijaga? Atau setidaknya itu yang aku simpulkan "We're only friend" My heart was broken, dan akhirnya aku mengungkapkan perasaanku sama dia bahwa aku benar benar suka sama dia, aku juga tanya "Kamu mau gak kalo aku jadi pacarmu?" And she said no. No she can't...
Huaaaa~~~ T^T) patah hati untuk pertama kalinya, rasanya itu campuran antara amarah dan kesedihan. Aku sampe sampe kehilangan nafsu makanku dan gak makan 'berat' selama satu hari penuh, cuma ngemil ngemil dikit. Mungkin aku emang kepedean, mungkin perhatiannya itu emang seperti itu ke semua cowok. Aku memutuskan hubunganku dengannya selama setidaknya 3 hari. Aku memutuskannya, kalau aku sendiri tidak menunjukkan aku 'worthed' buat dia bagaimana mungkin dia 'worthed' buat aku. I'm start to text her back, dan ajaibnya keadaan itu cuma seperti hal sepele, dia bisa melupakan itu dengan cepat. Kita berbaikan bahkan kurang dari sehari. Kita akrab lagi seperti semula. Aku memutuskan untuk menyukainya secara sepihak, maksudnya aku sudah cukup bahagia bisa dekat lagi dengannya tanpa perlu mendapat balasan darinya.
Aneh, memang ternyata dia penuh kejutan. Kita bukan berasa seperti 'berteman' tapi justru berasa seperti orang yang berpacaran. Aku sudah membulatkan tekadku untuk tidak membahas tentang hubungan kita atau bagaimana perasaannya kepadaku, Dan disaat yang bersamaan dia membahasnya, GOD DAMMIT! She always ruin my plans. Tapi... saat aku bilang aku suka dia, dia juga bilang dia juga suka sama aku, pertahanin. That's her command -End Story-
Sebagaimana diketahu sebelumnya, ini pengalamanku pertama. Aku gak tau apa yang biasanya dilakuin orang pacaran. Aku sering banget bikin dia bete, gagal nganter pulang karena bentrok sama ekskul. Gak ada perhatiannya sama sekali intinya. Minggu lalu aku berusaha ngajak dia keluar buat jalan gak jelas, tapi sayangnya dia lagi sakit. Now, hari ini... eh, bukan tapi kemarin. Dia diajak mantannya buat nonton... And guess what she said? Yes. Yah dia emang ngomong dulu sebelum berangkat. Akupun bilang gak masalah, karena kondisi finansial *et dah finansial, keuangan maksundya* sedang gak bagus. Walau sebenernya aku gak mau dia jalan sama cowok lain.-. Siapa sih yang suka waktu orang yang lagi dia sukain itu jalan sama cowok lain, dengan garis bawah mantan. Setelah stalking yang cukup memakan hati, yah makan hati banget, karena isinya semua tentang mantannya... How she love him much. I ENVY HIM SO FUCKING MUUUCCCHHH.
Sekarang aku bingung, apa dia masih punya perasaan sama mantannya?
Aku tahu seharusnya kita tidak boleh meragukan pasangan kita sendiri, bagaimana mungkin kita bisa sebegitu jahatnya dan ragu. Tapi hal ini bener bener mengganggu. Maksuudku, kamu dulu mutusin dia karena dia jalan sama cewek lain. Kamu menangis setelahnya karena ternyata kamu masih mengharapkan dia. Kamu bilang ke hati kecilmu kalau kamu sudah move on. Tapi saat dia datang kembali, bukan hanya sekedar obrolan ringan, dia mengajakmu keluar, menonton sebuah film seperti yang dilakukan kebanyak orang yang pacaran. Dan kamu menjawab "iya". Apa itu berarti kamu melupakannya? Do you really have been moving on?
Pertanyaan itu terus menggangguku. Apa dia masih berharap pada kekasihnya yang lama? Dia memang sudah menyakitimu, tapi kini dia kembali dan dia jauh lebih perhatian ataupun romantis, daripada seseorang yang sekarang berkata dia menyukaimu-Yes that's me-.
Do I need to ask her? Apa aku harus meragukan perasaannya? Apa responnya kalau aku menanyakannya? Does she will mad? Do we break apart? Aku terlalu pengecut untuk menanyakannya, aku terlalu takut untuk kehilangan semua yang ada sekarang. Apa ada cara lain yang jauh lebih aman?
We said we like each other, but still it's getting complicated than before.
Sabtu, 30 Agustus 2014
Once More
A Little Vision From My Deep Sleep Slumber
Okay, berdasarkan pengelihatan supranaturalku waktu di Sleep Slumber *ngomong opo to?* M:AA agak sedikit monoton and very expensive saat ngeluarin hero ato alt baru, dengan rata rata 60-70 cp untuk costume yang skillnya juga sama dengan passive United We Fall yang artinya beli semua ato tidak sama sekali *GAK NYAMBUNG DING* iya iya santai aja keles.
Tapi secara story kelihatannya masih asik asik aja, yah dikarenakan baru masuk ke sekolah baru ngatur waktunya masih ribet =3= dan aku berpindah dari game online basis Facebook ke Konsol game portabel yaitu 3ds '3')/ Yay! sebenernya aku udah main konsol portabel yaittu PSP 3006 tapi masih pemain game bajakan x"D maklum hargany 10.000 = 3 game, tapi aku sekarang bertobat *Astaughfiruallah Robbal Baroyah.... Astaughfiruallah Minnal Khotoyah....* Aku sekarang lagi main 3ds modelnya flip dan layar bawahnya touchscreen, jadi awal mulanya ~ To Be Continued ~ nanti aku bahas sendiri aja biar blogku penuh lagi *ngoehehehehe. Jadi di 3ds ini cuma bisa main game orisinil/original/asli yah gitu lah pokoknya..... Dan.... harga per game (cartridge) kisaran 200k - 500k *Gilee boook mahal bingitz tapi dari satu game aja yang kumainkan (low budget mode on sedikit off) kerasa banget bahwa jauh lebih seru ketimbang game game PSP yang bajakan.... Oke kita singkirkan yang ini
![]() |
| Pika Pikachu '3') |
Move On Project
Oke aku akan sedikit membahas tentang Move On! dimana aku selalu berhasil move on! *Nyahahahahah* Dalam 1 minggu dan minggu selanjutnya kena blow back lagi T3T)
Menurutku Move On itu adalah bergerek ~Sekian~
Sudah mulai butek *banget **bingitz sekarang ini, pukul 6.20 diudahin aja sampe sini, belom ada cerita menarik yang bisa dimasukin ke sini. Sebagai penutup aku akan nyanyi'in lagu Sheila On 7 Sekali Lagi~
Tapi kini keadaan hidupku telah jauh berbeda
Tak pernah aku menyangka sejauh ini aku melangkah
Jika hidup terus berputar, biarlah berputar
Senin, 09 Juni 2014
Agent Venom The Spidey's Alien Clone
Born with symbiote power, and infiltrator class. American football lover. Di mode Agent dia adalah assist yang bagus, wide-open, lock-on, hobbled, and the great deadly crits + desperation attack. Tapi di mode Venom dia berubah menjadi bruiser yang dapat mengatasi class weakness Agent yaitu scrapper, dan melakukan serangan exploiter walau sebenarnya di mode Agent serangan Lv. 1 dan Lv. 2nya lebih besar bila tanpa debuff apapun yang bisa di exploit.
Rocket Raccon - Free Raccoon For All
"Blam! Murdered you." -- Rocket Raccoon
Anggota Guardians of The Galaxy favoritku. Spekulasi pertamaku adalah Tactician karena dia sering menjadi leader dan seorang thinkerer yang hebat, tapi aku lupa bahwa dia punya banyak senjata keren so of course he is a Blaster. My first adamantium, walau sebenernya karena ada kesalahan yaitu server error yang menyebabkan aku gak bisa berjuang ke adamantium dan drop menjadi 1300an T-T sehingga ada permintaan maaf yaitu bump-up dan aku naik ke adamantium Yay!
Minggu, 08 Juni 2014
Gamora The Deadliest Woman In The Galaxy
Anggota Guardians of The Galaxy pertama yang masuk di M:AA classnya agak membuat spekulasi full class GoTG jadi berantakan. Spekulasiku tentang class anggota GoTG :
> Star-Lord : Tactician
> Gamora : Infiltrator
> Drax : Scrapper
> Groot : Bruiser
> Rocket Raccoon : Blaster
Tapi berhubung Asassin satu ini malah jadi tactician spekulasiku -untuk menjadi all 5 class- berubah menjadi :
> Star-Lord : Infiltrator, tapi aku lebih suka kalo dia tetep tactician
> Drax : Scrapper, tapi berhubung di PvP 3rd Row ini sudah ada scrapper mungkin dia bisa jadi Bruiser
> Groot : Bruiser, always bruiser *o* sebenernya scrapper bisa juga asal jangan infiltrator aja "--





